Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

I'm on my way executing those dreams...

Blog EntryAug 11, '09 5:37 AM
for everyone
Lamaranmu Kutolak!

Mereka, lelaki dan perempuan yang begitu berkomitmen dengan agamanya.

Melalui ta'aruf yang singkat dan hikmat, mereka memutuskan untuk

melanjutkannya menuju khitbah.

Sang lelaki, sendiri, harus maju menghadapi lelaki lain: ayah sang perempuan.

Dan ini, tantangan yang sesungguhnya. Ia telah melewati deru

pertempuran semasa aktivitasnya di kampus, tetapi pertempuran yang

sekarang amatlah berbeda.

Sang perempuan, tentu saja siap membantunya. Memuluskan langkah mereka

menggenapkan agamanya.

Maka, di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang

lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk 'merebut'

sang perempuan muda, dari sisinya.

"Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?" tanya sang setengah baya.

"Iya, Pak," jawab sang muda.

"Engkau telah mengenalnya dalam-dalam? " tanya sang setengah baya

sambil menunjuk si perempuan.

"Ya Pak, sangat mengenalnya, " jawab sang muda, mencoba meyakinkan.

"Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelumnya? Tidak

bisa. Aku tidak bisa mengijinkan pernikahan yang diawali dengan model

seperti itu!" balas sang setengah baya.

Si pemuda tergagap, "Enggak kok pak, sebenarnya saya hanya kenal

sekedarnya saja, ketemu saja baru sebulan lalu."

"Lamaranmu kutolak. Itu serasa 'membeli kucing dalam karung' kan, aku

takmau kau akan gampang menceraikannya karena kau tak mengenalnya.

Jangan-jangan kau nggak tahu aku ini siapa?" balas sang setengah baya,

keras.

Ini situasi yang sulit. Sang perempuan muda mencoba membantu sang

lelaki muda. Bisiknya, "Ayah, dia dulu aktivis lho."

"Kamu dulu aktivis ya?" tanya sang setengah baya.

"Ya Pak, saya dulu sering memimpin aksi demonstrasi anti Orba di

Kampus," jawab sang muda, percaya diri.

"Lamaranmu kutolak. Nanti kalau kamu lagi kecewa dan marah sama

istrimu, kamu bakal mengerahkan rombongan teman-temanmu untuk mendemo

rumahku ini kan?"

"Anu Pak, nggak kok. Wong dulu demonya juga cuma kecil-kecilan. Banyak

yang nggak datang kalau saya suruh berangkat."

"Lamaranmu kutolak. Lha wong kamu ngatur temanmu saja nggak bisa, kok

mau ngatur keluargamu?"

Sang perempuan membisik lagi, membantu, "Ayah, dia pinter lho."

"Kamu lulusan mana?"

"Saya lulusan Teknik Elektro UGM Pak. UGM itu salah satu kampus

terbaik di Indonesia lho Pak."

"Lamaranmu kutolak. Kamu sedang menghina saya yang cuma lulusan STM

ini tho? Menganggap saya bodoh kan?"

"Enggak kok Pak. Wong saya juga nggak pinter-pinter amat Pak. Lulusnya

saja tujuh tahun, IPnya juga cuma dua koma Pak."

"Lha lamaranmu ya kutolak. Kamu saja bego gitu gimana bisa mendidik

anak-anakmu kelak?"

Bisikan itu datang lagi, "Ayah dia sudah bekerja lho."

"Jadi kamu sudah bekerja?"

"Iya Pak. Saya bekerja sebagai marketing. Keliling Jawa dan Sumatera

jualan produk saya Pak."

"Lamaranmu kutolak. Kalau kamu keliling dan jalan-jalan begitu, kamu

nggak bakal sempat memperhatikan keluargamu."

"Anu kok Pak. Kelilingnya jarang-jarang. Wong produknya saja nggak

terlalu laku."

"Lamaranmu tetap kutolak. Lha kamu mau kasih makan apa keluargamu,

kalau kerja saja nggak becus begitu?"

Bisikan kembali, "Ayah, yang penting kan ia bisa membayar maharnya."

"Rencananya maharmu apa?"

"Seperangkat alat shalat Pak."

"Lamaranmu kutolak. Kami sudah punya banyak. Maaf."

"Tapi saya siapkan juga emas satu kilogram dan uang limapuluh juta Pak."

"Lamaranmu kutolak. Kau pikir aku itu matre, dan menukar anakku dengan

uang dan emas begitu? Maaf anak muda, itu bukan caraku."

Bisikan, "Dia jago IT lho Pak"

"Kamu bisa apa itu, internet?"

"Oh iya Pak. Saya rutin pakai internet, hampir setiap hari lho Pak

saya nge-net."

"Lamaranmu kutolak. Nanti kamu cuma nge-net thok. Menghabiskan

anggaran untuk internet dan nggak ngurus anak istrimu di dunia nyata."

"Tapi saya ngenet cuma ngecek imel saja kok Pak."

"Lamaranmu kutolak. Jadi kamu nggak ngerti Facebook, Blog, Twitter,

Youtube? Aku nggak mau punya mantu gaptek gitu."

Bisikan, "Tapi Ayah..."

"Kamu kesini tadi naik apa?"

"Mobil Pak."

"Lamaranmu kutolak. Kamu mau pamer tho kalau kamu kaya. Itu namanya

Riya'. Nanti hidupmu juga bakal boros. Harga BBM kan makin naik."

"Anu saya cuma mbonceng mobilnya teman kok Pak. Saya nggak bisa nyetir"

"Lamaranmu kutolak. Lha nanti kamu minta diboncengin istrimu juga? Ini

namanya payah. Memangnya anakku supir?"

Bisikan, "Ayahh.."

"Kamu merasa ganteng ya?"

"Nggak Pak. Biasa saja kok"

"Lamaranmu kutolak. Mbok kamu ngaca dulu sebelum melamar anakku yang

cantik ini."

"Tapi pak, di kampung, sebenarnya banyak pula yang naksir kok Pak."

"Lamaranmu kutolak. Kamu berpotensi playboy. Nanti kamu bakal selingkuh!"

Sang perempuan kini berkaca-kaca, "Ayah, tak bisakah engkau tanyakan

soal agamanya, selain tentang harta dan fisiknya?"

Sang setengah baya menatap wajah sang anak, dan berganti menatap sang

muda yang sudah menyerah pasrah.

"Nak, apa adakah yang engkau hapal dari Al Qur'an dan Hadits?"

Si pemuda telah putus asa, tak lagi merasa punya sesuatu yang berharga.

Pun pada pokok soal ini ia menyerah, jawabnya, "Pak, dari tiga puluh

juz saya cuma hapal juz ke tiga puluh, itupun yang pendek-pendek saja.

Hadits-pun cuma dari Arba'in yang terpendek pula."

Sang setengah baya tersenyum, "Lamaranmu kuterima anak muda. Itu

cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja

pun, aku masih tertatih."

Mata sang muda ikut berkaca-kaca.

Ini harus happy ending, bukan?

:)


*Sumber: dikirim teman bernama DNFU yg dikirim temannya teh Tita heuheu tapi ga tau teh Tita ini dari mana sumbernya jadi unknown aja kali ya

52 CommentsChronological   Reverse   Threaded
jsattaubah wrote on Aug 11, '09
jadi benaran di terima khitbah-nya?
Tapi judulnya harus pake kutif.
Ini non fiksi kan?
katerinas wrote on Aug 11, '09
hahaha...lucu juga ya..
faradisuly wrote on Aug 11, '09
sepertinya aku mengenalnya ya? ehemmmm
cimut78 wrote on Aug 11, '09
haha...finally...diterima juga ^_____^
priyayimuslim wrote on Aug 11, '09
panjang...^_^
phieworld wrote on Aug 11, '09
pernah baca....tapi teuteup aja ketawa mesem hehe
nazhara wrote on Aug 11, '09
haha.. ketawa ampe nangis deh... =))
zubairbinawaam wrote on Aug 11, '09
jalan ceritanya bikin hati tak berdegup..:D
bentengcatur wrote on Aug 11, '09
:)
ummuisa wrote on Aug 11, '09
bagus dan lucu :P
nengmetty wrote on Aug 11, '09
keren :D
kickassgurl69 wrote on Aug 11, '09
bapa yg bermasalah hehe
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
bapa yg bermasalah hehe
hooh heuheu
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
keren :D
keren :D
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
ummuisa said
bagus dan lucu :P
heuheu
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
:)
:) juga
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
jalan ceritanya bikin hati tak berdegup..:D
mati donk? heuheu
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
nazhara said
haha.. ketawa ampe nangis deh... =))
terharu yoo:)
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
pernah baca....tapi teuteup aja ketawa mesem hehe
hemmm.. :d *mesem mode on*
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
panjang...^_^
namanya juga perjuangan :D
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
cimut78 said
haha...finally...diterima juga ^_____^
hehee
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
sepertinya aku mengenalnya ya? ehemmmm
mengenal siapa mbak? ini kan fiksi heheee
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
hahaha...lucu juga ya..
hehehe
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
jadi benaran di terima khitbah-nya?
Tapi judulnya harus pake kutif.
Ini non fiksi kan?
fiksi mas :D atau mungkin non fiksi ya? hehee entahlah
nazhara wrote on Aug 11, '09
terharu yoo:)
bukan terharu, tapi ketawa ngakak ampe nangis. =))
cinderellazty wrote on Aug 11, '09
nazhara said
bukan terharu, tapi ketawa ngakak ampe nangis. =))
ooowalaahh heuheuheu ada2 aja
Comment deleted at the request of the author.
cinderellazty wrote on Aug 12, '09

Subhanallah. tulisan bagus! ana copy ya?
by the way ini kisah nyata ya? menjiwai sekali.
:) boleh nay... baca baek2 komen2 sebelumu donk, makanya tau... :p
Comment deleted at the request of the author.
cinderellazty wrote on Aug 13, '09
ana tahu kok cerita ini diadopsi dari kisah kocak sufi Nasruddin Hoja.
Anyway modifikasian antum lumayan bagus kok. barangkali aja ada kesamaan dengan kisah nyata. geetoh.
ari kamuuu nayyy, baca yg beneerrrrr aku bilang ini kiriman temenkuuuu bukan aku yg sadur kan di tag nya juga disebut copas nayyy tuing tuing
nailul81 wrote on Aug 13, '09, edited on Aug 14, '09
ari kamuuu nayyy, baca yg beneerrrrr aku bilang ini kiriman temenkuuuu bukan aku yg sadur kan di tag nya juga disebut copas nayyy tuing tuing
Ohh... iya. bagian paling bawah itu ya? ternyata.
Afwan bacanya cuman sebagaian, kurang teliti, tergesa-gesa.
Ngarang sendiri dong.
coba baca cerpen punyaku: Sambal, Tempe, dan Aku
cinderellazty wrote on Aug 14, '09
Ohh... iya. bagian paling bawah itu ya? ternyata.
Afwan bacanya cuman sebagaian, kurang teliti, tergesa-gesa.
Ngarang sendiri dong.
coba baca cerpen punyaku: Sambal, Tempe, dan Aku
ok nay meluncur ke TKP oya nay shafiya dan zaid (anak2 yg lucu dr amrik itu) mau pulang ke amrik besok hiks hiks
semalem aku dkk ke rumahnya perpisahan nay
nailul81 wrote on Aug 15, '09
Oh iya ta?
ko pake nangis segala, histeris banget sih.
siriusbintang wrote on Aug 15, '09
hemmm,,,manawi teh,,,,,,
keranjangharapan wrote on Sep 3, '09
waaaa,,,jadi ngebayangin tampang si ikhwannya...ups,,,maksudnya,,,pasti bingung banget kali yaaaa,,,hehe ^^v
cinderellazty wrote on Sep 3, '09
waaaa,,,jadi ngebayangin tampang si ikhwannya...ups,,,maksudnya,,,pasti bingung banget kali yaaaa,,,hehe ^^v
tulll mbak.. pasti ikhwannya udah mah nervous, eh ditambah penolakan2 ayahnya di awal.. pasti deg degan bgt deh hehee
koffieprince wrote on Sep 5, '09
Andai semua calon mertua seperti itu...
cinderellazty wrote on Sep 5, '09
Andai semua calon mertua seperti itu...
:)
koffieprince wrote on Sep 5, '09
:) juga
koffieprince wrote on Sep 5, '09
oya..izin bt Co-Pas note ini..
ud an upload ke FB..n sesuai dugaan..
Commentnya membanjir..
cinderellazty wrote on Sep 5, '09
oya..izin bt Co-Pas note ini..
ud an upload ke FB..n sesuai dugaan..
Commentnya membanjir..
ijin copas? cantumin linkku ya pak syukran.. :)
koffieprince wrote on Sep 5, '09
numpang beken?..^_^
gak ah, tar keberadaanmu diketahui khalayak ramai..
afwan..
cinderellazty wrote on Sep 7, '09
numpang beken?..^_^
gak ah, tar keberadaanmu diketahui khalayak ramai..
afwan..
loh ini kan beneran dari siteku pak :)
sudahlah menjiplak ngambil dari site ku juga ga kasih jejak, lucunya:)
koffieprince wrote on Sep 7, '09
Lucunya?, maksudnya?
haruskah ak mencantumkan linkMu?
kalimat Anty ambigu, di re-phrase lagi ya spy ak paham..maklum orang "Bodoh"...^_^
cinderellazty wrote on Sep 7, '09
Lucunya?, maksudnya?
haruskah ak mencantumkan linkMu?
kalimat Anty ambigu, di re-phrase lagi ya spy ak paham..maklum orang "Bodoh"...^_^
lucu aja, ada orang ngutip ga dicantumin meskipun ini bukan tulisanku tapi setidaknya menuliskan dari mana asalnya, bukan numpang beken atau tenar pak, itu etika :)
kalau sekiranya ga mau mencantumkan ya jangan copy paste
nailul81 wrote on Sep 8, '09
teng.. teng... Ronde pertama :D
cinderellazty wrote on Sep 9, '09
teng.. teng... Ronde pertama :D
opo nay?? ngomporin orang biar berantem? dosa luh nai
nailul81 wrote on Sep 11, '09, edited on Sep 11, '09
opo nay?? ngomporin orang biar berantem? dosa luh nai
kok suudzon sih? nggak kok
lucu sih
afwan kalo tersinggung
niniswa wrote on Sep 18, '09
numpang baca ya ukh..
cinderellazty wrote on Sep 19, '09
niniswa said
numpang baca ya ukh..
silahkan ukhti.. :)
niniswa wrote on Sep 22, '09
syukran..:)
cinderellazty wrote on Sep 23, '09
niniswa said
syukran..:)
afwan:)
Add a Comment